Masjid Kog Tidak Punya Laporan Keuangan?

Pertanyaan :

Tadz apa hukumnya masjid, yayasan atau lembaga sosial yang tidak melaporkan laporan keuangannya?

Jawaban :

Fenomena masjid, yayasan dan lembaga sosial yang mengelola dana umat tidak memberi laporan keuangannya dan tidak transparan dalam pengelolaannya banyak kita temukan. Ada memang yang membuat dan melapor tapi tidak istiqomah atau kontinyu untuk lanjut melaporkan keuangan mereka.

Padahal mempertanggungjawabkan dana-dana umat yang mereka kelola adalah amanah. Dan menunaikan amanah hukumnya wajib.

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ

Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah juga kalian mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepada kalian” (QS. Al-Anfal : 27)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

Ciri orang munafik ada tiga: …. dan apabila diberi amanat maka ia berkhianat” (Muttafaq alaih).

Membuat laporan keuangan oleh masjid, yayasan dan lembaga sosial adalah salah satu sarana untuk mempertanggungjawabkan dana-dana tersebut.

Ada kaidah fiqih yang berbunyi :

ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب

 “Sesuatu yang menyebabkan kewajiban tidak sempurna kecuali dengannya, maka sesuatu itu wajib”.

Berdasarkan kaidah ini maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa membuat dan melaporkan keuangan bagi masjid, yayasan dan lembaga sosial yang mengelola dana umat hukumnya wajib.

Sering juga kita dapati orang-orang bertanya-tanya atau bahkan suudzhan dan memperbincangkan kepada lembaga-lembaga ini. Dari mana sumber dana mereka dan dikemanakan saja dana-dana tersebut. Jika kita katakan bahwa berburuk sangka adalah sebuah dosa maka perilaku lembaga-lembaga ini menghasilkan dosa jariyah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْء

Barangsiapa yang melakukan suatu perilaku buruk dalam islam maka baginya dosa keburukan itu dan dosa siapa saja yang melakukan keburukan karena perilakunya tanpa dikurangi sedikitpun dosa-dosa mereka.” (HR. Muslim).

Maka anjuran dari kami untuk lembaga-lembaga ini buatlah sebuah laporan keuangan yang jujur bukan manipulatif dan dilaporkan rutin kepada para donaturnya. Jadilah lembaga yang transparan dalam me-manage keuangannya. Takperlu ada yang ditutup-tutupi. Kami kira membuat sebuah laporan keuangan adalah perkara mudah. Yang sulit adalah jujur dan transaparan.

Bagi para donatur yang ingin menginfakkan hartanya kami sarankan carilah lembaga-lembaga yang amanah dan mau melaporkan keuangan serta kegiatan mereka secara jujur. Jika Anda ragu, salurkan dana Anda sendiri kepada orang yang berhak menerimanya. Pasalnya kalau Anda sekedar percaya kepada lembaga-lembaga ini berarti Anda ikut andil membantu lembaga-lembaga ini melakukan keburukan. Padahal Allah berfirman :

وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

Dan jangan kalian tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran. ” (QS. Al Maidah: 2).

Wallahu a’lam bishshowab.

Dijawab oleh Ust. Anwar Abu Hudzaifah (Pengajar PP. Ainul Yakin)

Tinggalkan Balasan

BLOG POSTS

ADDRESS

Alamat Kantor : Glagah Kidul, RT 03 Tamanan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul. 55191
Telp: (0274) -
HP: 083840036233, 081804245056, 081328754180.
Website: https://ainulyakin.com
Email: lppi_ainulyakin@yahoo.com

DISCLAIMER

Important: This site has been setup purely for demonstration purposes and all the content are designed to showcase the uDESIGN WP theme as it could look on a live site.
All images are copyrighted to their respective owners.