Tahfidz

TAHFIDZ

Tahfidz artinya menghafal dan dapat diartikan sebagai proses pengulangan suatu pelajaran, baik dengan membaca, maupun mendengar. Maka definisi tahfizh Al-Qur’an / menghafal Al-Quran, yaitu proses menghafal Al-Qur’an baik dengan cara  membaca maupun mendengarkannya secara berulang-ulang sampai hafal sehingga setiap ayat mampu dibaca tanpa melihat mushaf.

Tahfidz Al-Qur`an adalah proses membaca Al-Qur`an secara berulang sehingga menjadi hafalan Al-Qur`an yang terbayang tulisan, cara pengucapan, tadabur terjemah dan susunan ayat yang dihafalkan. Proses menghafal Al-Qur`an dilakukan dengan metode yang berbeda-beda. Setiap metode tahfidz Qur`an memiliki kelemahan dan kelebihan.

Menjaga hafalan Al-Qur`an bukan hanya menjaga isi kandungannya melainkan juga menjaga huruf-huruf, cara pembacaan makharijul huruf, hukum-hukum bacaan Al-Qur`an agar sesuai kaidah tajwid. Kaidah tajwid diperlukan agar setiap orang, baik orang arab maupun non arab mampu membaca Al-Qur`an dengan lisannya orang arab.

Maka dari itu pondok pesantren ainul yakin disini berdiri untuk berperan sebagai orang tua asuh yang bersedia untuk mengajarkan Pendidikan agama kepada ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Khusus nya dalam bidang tahfidz. Metode pembelajaran Tahfidz Al-Qur`an bagi anak berkebutuhan khusus merupakan suatu metode atau cara yang digunakan bagi anak berkebutuhan khusus dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur`an. Metode Tahfidz Al-Qur`an disesuaikan dengan jenis dan karakteristik anak berkebutuhan khusus agar metode dapat berhasil serta mengantarkan pada tujuan dari pembelajaran Tahfidz Al-Qur`an itu sendiri. Masing masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan, dan membutuhkan kesabaran yang tinggi dalam membimbing dan mengajarkan anak berkebutuhan khusus dalam menghafalkan Al-Qur`an.

Pondok pesantren ainul yakin sendiri memilkiki Beberapa metode pembelajaran Tahfidz AlQur‟an yang dapat diterapkan bagi anak berkebutuhan khusus antara lain, yaitu:

  1. Metode Talaqqi

Metode Talaqqi merupakan suatu metode menghafalkan AlQur`an yang dilakukan dengan cara mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur`an yang dilantunkan oleh guru Tahfidz Al-Qur`an. Kata talaqqi sendiri artinya yaitu cara belajar menghafal Al-Qur`an secara langsung kepada seseorang yang ahli dalam membaca Al-Qur`an.6 Metode Talaqqi perlu diajarkan oleh guru penghafal Al-Qur`an yang memang sudah hafal Al-Qur`an dengan baik dan sempurna dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.  ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam pelaksanaan metode talaqqi ini, yang disebut 5 M, yaitu menerangkan/menjelaskan, mencontohkan, menirukan, menyimak, dan mengevaluasi.

2. Metode Tasmi’

Tasmi’ Istilah tasmi’ berasal dari bahasa Arab yang artinya memperdengarkan atau menyimak. Sedangkan menurut istilah, tasmi’ yaitu memperdengarkan hafalan kepada orang lain baik kepada individu ataupun di depan orang banyak. Metode tasmi’ ini hampir sama dengan metode talaqqi, yaitu anak mendengarkan dan menirukan bacaan yang dilafalkan oleh guru mereka. Namun perbedaannya adalah metode tasmi’ ini sebelum santri menyetorkan atau sesudah santri menyetorkan hafalan kepada gurunya, santri melakukan sema’an (kegiatan saling menyimak) bersama temannya supaya memperkuat hafalannya.

Metode metode diatas adalah yang biasa digunakan para guru atau pengasuh di pondok pesantren ainul yakin dalam kegiatan pembelajaran tahfidz al-Qur`an. Dengan begitu sedikit demi sedikit anak anak berkebutuhan khusus dapat memahami maksud dan tujuan pembelajaran tahfidz al-Qur`an tersebut.

BLOG POSTS

ADDRESS

Alamat Kantor : Glagah Kidul, RT 03 Tamanan, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul. 55191
Telp: (0274) -
HP: 083840036233, 081804245056, 081328754180.
Website: https://ainulyakin.com
Email: lppi_ainulyakin@yahoo.com

DISCLAIMER

Important: This site has been setup purely for demonstration purposes and all the content are designed to showcase the uDESIGN WP theme as it could look on a live site.
All images are copyrighted to their respective owners.